DAYA TARIK NIAS
Minggu, 26 Januari 2020
Minggu, 19 November 2017
MR keuangan 2 semester 7 kelompok 6
MR keuangan 2 semester 7 tugas kelompok 6
Nama-nama kelompok 6 :
1.yaslia wehalo
2.Tufadodo wau
3.nilam sari telaumbanua
Berdasarkan dimensi frekuensinya ada empat kategori kerugian :
· Almost nil (hampir nihil atau tidak ada)
· Slight (sedikit hampir tidak ada)
· Moderate (sedikit ada)
· Definite (pasti ada)
Daftar Pustaka
Wibawa, Fajri Arif. “Makalah Pemahaman Tentang Pengukuran”.http://fajriarifwibawa.blogspot.co.id/2015/04/ (Diakses pada 25 Maret 2017)
Faris, Agung. “Pengukuran Resiko”. http://agungfaris.wordpress.com/2012/10/23/ (Diakses pada 23 Maret 2017)
Herman, D. “Manajemen resiko”. cet.12; Jakarta: Bumi Aksara. 2010.
Berdasarkan demensi kegawatannya ada empat kategori kerugian potensiil, yaitu:
a. Kemungkinan kerugian yang wajar (normal loss expectancy), ayitu kerugian-kerugian yang dapat dikelola sendiri oleh perusahaan ataupun oleh umum (perusahaan asuransi)
b. Probabilitas kerugian maksimum (probable maximum loss), yaitu kerugian yang dapat terjadi bila alat pengaman terhadap peril tidak dapat berfungsi.
c. Kerugian maksimum yang dapat diduga (maximum foreseeable loss), yaitu kerugian-kerugian yang tidak dapat diatasi secara individual.
d. Kemungkinan kerugian maksimum (maximum possible loss), yaitu kerugian-kerugian yang tidak dapat diamankan, baik secara individual maupun secara umum (oleh perusahaan asuransi).
REFERENSI
Drs D.Herman, Manajemen resiko,cet.12; Jakarta: Bumi Aksara. 2010
http://agungfaris.wordpress.com/2012/10/23/pengukuran-resiko/
Manajemen Resiko dan Asuransi,Ferdinan Silalahi,Gramedia Pustaka Utama,Jakarta.
http://nonnababybelle.blogspot.com/2012/05/manajemen-risiko-pengukuran-risiko.html
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Langganan:
Komentar (Atom)
